White Peony and Red tailed fox (part 1)

Genre : Fanfiction 1943 Di sebuah desa terletak di utara Tiongkok, hiduplah seorang gadis muda yang cantik dengan pribadi yang sedikit tertutup. Gadis itu bernama Handong, tinggal bersama kakeknya yang bekerja sebagai seniman yang suka berjualan hasil karyanya di sudut Kota Jilin, Handong sudah lama tinggal bersama kakeknya karena orangtuanya sudah meninggal akibat terjadi perang … Lanjutkan membaca White Peony and Red tailed fox (part 1)

White Peony and Red tailed fox (prolog)

Genre : fanfiction Dalam mitologi Tiongkok, Huli Jing adalah legenda siluman rubah yang terkenal di Tiongkok karena sosoknya selalu mengubah dirinya menjadi manusia yang mempunyai aura mempesona sehingga membuat para manusia sangat terpikat oleh paras sosok siluman yang sangat tampan atau cantik. Di sisi lain, masyarakat menganggap siluman tersebut adalah roh yang berbahaya dan mengancam … Lanjutkan membaca White Peony and Red tailed fox (prolog)

Ke rumah kakek (revisi)

Cerpen ini sudah dipindahkan ke platform Digstraksi ***** Sebentar lagi matahari berada di ufuk barat, hari ini sudah menjelang sore.Tampak sekelompok burung terbang di sekitar langit untuk pulang ke rumahnya. Udara pun sudah mulai dingin sebab sebentar lagi sudah memasuki musim gugur, Herminia duduk di atas perahu air sambil menikmati pemandangan Desa giethoorn, sebuah desa yang … Lanjutkan membaca Ke rumah kakek (revisi)

You’re my daughter (END)

Lanjutan dari part 2 *** “Hei, Jayden. Sudah lama kita tidak bertemu.” James, adik iparku yang sudah lama sekali kami tidak bertemu dengannya setelah kematian istriku sekaligus saudarinya James. Saat ini ia berada di Inggris untuk bertugas yang entah aku tak tahu dia bekerja sebagai apa karena ia tak pernah menceritakan ini kepadaku. Sikapnya masih … Lanjutkan membaca You’re my daughter (END)

You’re My Daughter (part 2)

Lanjutan dari part 1 Saat langit mendung aku mengajak putriku jalan-jalan ke sebuah hutan yang indah di penuhi nuansa kemerahan. Saat ini sedang memasuki musim gugur di Inverness, daun-daun berwarna merah kecoklatan mulai menghujani sekitarnya dan jatuh membanjiri jalanan hutan. Musim gugur adalah favoritku karena cuacanya cukup baik dan sejuk untuk diriku sendiri, ini seperti … Lanjutkan membaca You’re My Daughter (part 2)

You’re My Daughter (part 1)

3 hari yang lalu setelah kejadian yang menyedihkan.... Kehidupanku sekarang terlihat berbeda tidak seperti dulu lagi, aku masih ingat dengan kejadian mengerikan yang membuatku trauma seumur hidup karena kehilangan istriku yang satu-satunya yang aku cintai. Aku tidak bisa menerima kematian ini dan mengapa istriku begitu cepat meninggalkanku, kita sudah berjanji bahwa hubungan ini akan terus … Lanjutkan membaca You’re My Daughter (part 1)

Kasih Ibu

Ibu... Engkaulah wanitaku Bagaikan malaikat surgaYang selalu meyayangikuEngkau membuat canduSeperti kaldu syahduTerikat dan terpakuHingga terukir dihatiku Akankah kau tahu Aku selalu merinduSetiap detik memikirkanmuUntuk membahagiakanmuDalam setiap doaNamamu selalu tersemat tanpa jedaAgar tidak ada lagi air mataYang jatuh pada setiap ceritaKaulah manusia istimewaDesah nafasmu penuh kasih sayangTanganmu yang kini mulai berkeriputTulangpun kian merapuhSegala resah yang tertimpaTak … Lanjutkan membaca Kasih Ibu

Butler

Menjadi seorang traveller, liburan adalah salah satu hobiku yang sering sekali jalan-jalan ke suatu tempat baik di hari biasa maupun weekend.  Meskipun melelahkan, aku sudah cukup puas berkeliling di tempat wisata yang mengangumkan dan tidak bisa di lupakan. Sebentar lagi sudah menjelang sore, aku mengakhiri masa liburan di puncak dan memutuskan untuk mencari hotel terdekat … Lanjutkan membaca Butler

Menanti Seikat Mentari

Dalam garis tipis siluet bumiCeritakanlah hangat sinar mentariDalam rangkul manisnya pagiHadirnya sungguh memberi arti.Sinarnya yang lembut terangi duniaHadir membawa seikat bahagiaSebagai pembuka kisah pagiSinar datang sadarkan  mimpi.Dalam larut secangkir kopiMelekat rindu kuasai hatiBerharap esok mentari tetap kembaliAgar mimpi terus berlari dalam diary.Cahayamu merah tapi menyejukanBagai tatapan seorang putriMelaju pergi menuju peraduanKian Berlalu meninggalkan sepi..Lalu kini ditinggalkannya … Lanjutkan membaca Menanti Seikat Mentari

MY FATHER IS VAMPIRE: HARI AYAH (End )

Lanjutan dari part 1 *** Selamat Hari Ayah! Aku sangat menyayangimu. Aku memberi hadiah ini supaya Ayah sangat suka dengan hadiahku, dan aku rela memberikan darahmu supaya Ayah sangat suka dengan ini. Tetapi aku hanya bisa mendapat ini sebisa mungkin, kuharap ayah harus mengharaginya. Ayahnya tersenyum kecil membaca surat itu sekaligus bingung melihat surat itu. … Lanjutkan membaca MY FATHER IS VAMPIRE: HARI AYAH (End )