Sehabis hujan berganti mendung

Selasa Pagi hari disambut oleh guyuran hujan disekitar jalanan, langit tampak berawan dan saling menumpuk satu sama lain. Wanita berambut panjang sedikit ikal telah bangun dari alam mimpinya tepat pukul 06:31, sekarang hari Selasa dan masih banyak waktu lagi untuk melanjutkan hal-hal yang harus ia kejar. Dengan sigap, segera beranjak dari tempat tidurnya dan melakukan […]

Read More Sehabis hujan berganti mendung

Merantau

*Well sebenarnya aku lagi gak ada ide buat bikin cerita *** Pukul 10 malam aku masih sibuk mengepak-ngepak pakaian dan peralatan pribadiku untuk memasukkan ke dalam koper, fuihhh… rasanya capek sekali sudah hampir 2 jam masih terus aja ngerapiin kamarku sekaligus menyiapkan beberapa pakaian dan perlengkapan pribadiku untuk kuliah besok di Depok.Tok…tok..tok“Masuklah!” pintu kamarku terbuka […]

Read More Merantau

Ke rumah kakek (revisi)

Cerpen ini sudah dipindahkan ke platform Digstraksi ***** Sebentar lagi matahari berada di ufuk barat, hari ini sudah menjelang sore.Tampak sekelompok burung terbang di sekitar langit untuk pulang ke rumahnya. Udara pun sudah mulai dingin sebab sebentar lagi sudah memasuki musim gugur, Herminia duduk di atas perahu air sambil menikmati pemandangan Desa giethoorn, sebuah desa yang […]

Read More Ke rumah kakek (revisi)

Puisi : Rumah

Dinding-dinding yang kokoh di setiap bagian rumahAtap berwarna coklat kusam sebagai tempat teduh untukPara penghuni dari cuaca ekstrimWarna cat yang berwarna-warni menghiasi tembok rumah Berbagai banyak perkebunan-perkebunan hijauBak seperti taman mini kecilBunga-bunga yang indah yang bermekaranIkut turut menghiasi perkarangan rumah Rumahku adalah istanakuTempat yang satu-satunya yang kuanggapSebagai markas pribadiTempat yang sangat nyaman serta menyimpanKenangan-kenangan indah […]

Read More Puisi : Rumah

You’re my daughter (END)

Lanjutan dari part 2 *** “Hei, Jayden. Sudah lama kita tidak bertemu.” James, adik iparku yang sudah lama sekali kami tidak bertemu dengannya setelah kematian istriku sekaligus saudarinya James. Saat ini ia berada di Inggris untuk bertugas yang entah aku tak tahu dia bekerja sebagai apa karena ia tak pernah menceritakan ini kepadaku. Sikapnya masih […]

Read More You’re my daughter (END)

Puisi : Secarik Harapan

* Berikut ini adalah sebuah puisi yang dibuat oleh hasil kerjasama aku bersama kelompok G untuk tugas kolaborasi puisi di Kelas Menulis Paradigma Imaji. Pikiran selalu berenang menerjang arusMensucikan jiwa yang semakin kurusNan kemudian terhenti di suatu muaraYang berbulir merah bagai lara Melodi yang indah selalu terpatriHangatnya semangat di kala menantiMerajut cita, menghapus duriDalam harap […]

Read More Puisi : Secarik Harapan

You’re My Daughter (part 2)

Lanjutan dari part 1 Saat langit mendung aku mengajak putriku jalan-jalan ke sebuah hutan yang indah di penuhi nuansa kemerahan. Saat ini sedang memasuki musim gugur di Inverness, daun-daun berwarna merah kecoklatan mulai menghujani sekitarnya dan jatuh membanjiri jalanan hutan. Musim gugur adalah favoritku karena cuacanya cukup baik dan sejuk untuk diriku sendiri, ini seperti […]

Read More You’re My Daughter (part 2)

You’re My Daughter (part 1)

3 hari yang lalu setelah kejadian yang menyedihkan…. Kehidupanku sekarang terlihat berbeda tidak seperti dulu lagi, aku masih ingat dengan kejadian mengerikan yang membuatku trauma seumur hidup karena kehilangan istriku yang satu-satunya yang aku cintai. Aku tidak bisa menerima kematian ini dan mengapa istriku begitu cepat meninggalkanku, kita sudah berjanji bahwa hubungan ini akan terus […]

Read More You’re My Daughter (part 1)

Video puisi : Telah Usai Jeritanku

Berikut ini adalah video cuplikan aku tentang puisi yang berjudul TELAH USAI JERITANKU. Anyway, sebenarnya saya nggak terlalu suka bikin video dan menguploadnya di Youtube, jujur sebenarnya aku masih agak malu bikin video termasuk saat sedang merekam muka aku sendiri ^^ tetapi gara-gara tantangan ODOP dari Komunitas ISB yang dimana harus mengupload video membacakan sebuah […]

Read More Video puisi : Telah Usai Jeritanku

Kasih Ibu

Ibu… Engkaulah wanitaku Bagaikan malaikat surgaYang selalu meyayangiku Engkau membuat canduSeperti kaldu syahduTerikat dan terpakuHingga terukir dihatiku Akankah kau tahu Aku selalu merinduSetiap detik memikirkanmuUntuk membahagiakanmu Dalam setiap doaNamamu selalu tersemat tanpa jedaAgar tidak ada lagi air mataYang jatuh pada setiap cerita Kaulah manusia istimewaDesah nafasmu penuh kasih sayangTanganmu yang kini mulai berkeriputTulangpun kian merapuh […]

Read More Kasih Ibu