Menyia-nyiakan di Kehidupan

Waktu terus berjalan.”

Begitulah kata-kata yang pernah sering dengar dari orang-orang lain, benar juga sih dunia ini terus berjalan hingga tidak tahu kapan akhirnya. Apa yang sedang kita lakukan selama di hidup ini? Random, ya benar random. Semua orang punya aktivitas masing-masing dan bebas mau melakukan hal apa saja di dunia ini, namun sebagian orang ada yang berpikir “tujuan hidup saya di dunia ini untuk apa ya?”

Saya katakan dunia ini benar-benar random sekali, ada yang melakukan tujuan kebaikan atau ada yang sebaliknya. Yang saya pernah dengar dari ucapan orang lain katanya tujuan hidup itu untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada tuhan, dan juga mempersiapkan bekal sebelum pindah ke akhirat nanti. Saya merasa pernah mendengar dari kata-kata itu, hal paling penting menurut saya tentang tujuan hidup disini adalah membuat suatu hal kebaikan untuk diri sendiri, orang lain/terdekat, dan masa depan. Semua orang punya berhak menjalani tujuan dan keinginannya masing-masing begitu juga dengan impian besar baik menyembunyikan secara diam-diam atau menceritakan impian terbesarnya kepada semua orang.

Kita masih punya kesempatan untuk berproses untuk hal-hal positif wajib dilakukan sebelum terlambat, entah hobi, menjalani pola hidup sehat, atau belajar hal baru. Sayangnya, sebagian orang malah terlalu banyak menunda hal-hal itu yang percuma saja menyia-nyiakan waktu selama kehidupannya.

Photo by Mike on Pexels.com

Meskipun waktu terus berjalan, sebagian mereka masih mengurus diri sendiri dengan kebiasaan yang buruk membuat buang-buang waktu yang percuma. Kemarin, saya menemukan sebuah video tentang 10 hal yang membuat waktumu terbuang percuma ketika asyik ngescroll Tiktok, video yang saya tonton itu isinya sangat related sekali dengan kita rasakan saat ini. Kita semua pernah merasa hal itu begitu juga dengan saya sendiri, saya hanya mengambil beberapa list apa saja yang menyia-nyiakan waktu selama di kehidupan sesuai dengan pengalaman saya.

1. Menunggu datangnya inspirasi

Terdengar sepele sih tetapi sangat penting bagi saya ketika lagi ngestuck menulis. Kenapa penting? karena inspirasi membantu saya untuk membuat ide lewat sebuah karya. Inspirasi itu ibarat seperti pelangi yang datang menghiasi langit sementara kemudian menghilang lagi tanpa meninggalkan jejak, so cepat-cepat tangkap ide itu dengan mencatat di notes agar suapaya tidak lupa lagi.

2. Kegagalan

Gagal itu wajar, semua orang termasuk tokoh terkenal pun juga pernah merasakan yang namanya kegagalan. Gagal bukanlah akhir dari perjuangan kita, namanya juga belajar dan tetap terus semangat mencapai impian atau keinginan kita masing-masing.

3. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Tidak ada gunanya membandingkan diri sendiri dengan orang lain, seperti membandingkan kita dengan teman-teman atau anak tetangga yang lebih sempurna daripada kita sendiri. Bukankah itu bersifat toxic yang sangat beracun? saya sarankan kepada kalian untuk wajib hindarkan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain dan fokus saja dengan dirimu sendiri. Ingat, semua orang punya kelebihan yang berbeda dan punya jalannya yang masing-masing.

4. Berusaha menjadi lebih sempurna

Dari pengamat saya saat memantau di sosial media, kebanyakan orang-orang berlomba-lomba menjadi manusia sempurna dan ingin lebih tinggi dari kedudukan orang lain. Entah cara menjadi orang yang cakep, punya badan yang langsing atau berotot, cerdas, atau ingin berusaha menguasai semua kelebihannya tanpa ada kekurangan satu pun. Ia tidak ingin punya kekurangan sedikitpun yang membuatnya malu ke semua orang, bukankah itu hal yang buruk?

Ekspetasi tidak sesuai bayangan pikiran kita, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Kekurangan tetaplah disisi kita meskipun sudah punya kelebihan yang sudah kita kuasai, mau tidak mau kita harus menerima keduanya itu sendiri.

5. Mencemaskan masa lalu dan masa depan

Masa lalu biarlah masa lalu, alangkah lebih baiknya fokus saja diri kita sendiri dan buktikan bahwa kehidupan kita akan menjadi lebih baik dibanding sebelumnya. Sayangnya, beberapa orang ternyata masih merasa overthinking saking terus-menerus mencemaskan masa lalunya dan masa depan nanti.

Itulah hal-hal yang sayang sekali menyia-nyiakan waktu selama di kehidupan sehari-hari, semoga kita merasa sadar betapa waktu itu terus berjalan dan gunakan sebaik mungkin untuk melakukan kegiatan positif dan raih impian kita sekarang.

Btw, saya suka banget lihat konten-konten Tiktok Social Kreatif.

Satu tanggapan untuk “Menyia-nyiakan di Kehidupan

  1. Aku termasuk yang dulu, terutama jaman masih kuliah S1, ga bisa banget ga mencemaskan masa depan. Baru merasa perbedaannya pas udah menginjak umur 25. Semacam ada revelation moment yang bikin sadar bahwa no matter how unlikely we thought it’d be, maybe because we haven’t seen the manifestation so far, we’ll all eventually end up where we deserve to be. Jadi bersyukur banget sejak saat itu bener-bener udah gak pernah overthinking about the future, kayak yakin aja jalannya akan tiba-tiba ada 😀 Salam kenal btw Mba!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s