Memutuskan untuk fokus belajar Bahasa Belanda, kenapa tidak?

Tak terasa sekarang sudah di pertengahan bulan Februari nih, UAS udah kelar, IPK udah keluar, sekarang tinggal ngurusin jadwal KRS (Kartu rencana studi) nih buat kuliah di semester berikutnya nanti. Akhir-akhir ini aku hampir jarang nulis di blog ini lagi bukan karena vakum dari nulis blog ya, bukan. Tapi karena aku sendiri lagi fokus ngurusin yang lain.

Aku pun juga akhir-akhir ini lagi mau nulis konten di Website Digstraksi.com , ituloh website menulis yang katanya bisa dapat penghasilan yang tergantung berapa banyak jumlah viewers yang ngebaca tulisan aku itu. Bagi kalian yang belum pernah dengar, bisa klik nih link Digistraksi yang sudah aku tebelin font yang ada di atas.

Gak hanya nulis di web Digstraksi aja kok, aku ini juga akhir-akhir ini lagi fokus ikutan daftar volunteer dan juga fokus belajar bahasa Belanda. Sebenarnya ini sudah aku bahas di Pengalaman belajar bahasa Prancis dan bahasa Belanda pada waktu itu, cuman sayangnya aku malah justru fokus ke bahasa Belanda nya daripada bahasa Prancis. Benar juga sih kalau bahasa Prancis itu agak sulit dibanding belajar bahasa Belanda, bukan karena tulisannya sih cuma pengucapannya itu yang kadang gak bisa bedain mana suara A,I,U,E, dan O nya, sedikit rumit sih kata aku.

Entah kenapa aku jadi kepincut untuk terus belajar bahasa Belanda dan harus ngafalin kosakata terus, tapi aku sekarang sudah lumayan mengerti dengan beberapa bahasa Belanda nya dan juga aku harus masih belajar terus untuk ngafalin kosakatanya meskipun pengetahuanku masih di dasar bahasanya. Menurutku ini terlihat lumayan gampang sih karena tulisannya juga enak dan pengucapannya lumayan ngerti juga di telinga aku, belum lagi kalau beberapa kosakatanya tuh rata-rata ada yang mirip bahasa Inggris dan ada juga yang sama kayak bahasa Indonesia nya juga, istilahnya sih kata serapan.

Meskipun aku cuman fokus belajar bahasa Belanda nya aja, aku juga masih kok belajar bahasa Prancis meskipun cuman hanya beberapa dasar atau sedikit saja karena itu justru agak sulit sih dan belum lagi masalah pengucapannya juga :))

Sepertinya aku harus ikut les juga nih bareng mentor yang aku temukan di info les online.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s