Memahami SWOT dalam diri sendiri

Setiap orang punya banyak kelebihan dan kekurangan yang terjadi pada diri masing-masing, tidak mugkin jika seseorang terlahir dengan sangat sempurna yang mempunyai banyak kelebihannya tanpa ada sedikitpun punya kekurangan, kekurangan tidak hanya terjadi pada fisiknya saja, melainkan sifat dan kemampuannya yang pastinya melebihi kekurangannya daripada fisiknya saja.

Istilah “menyadari kelemahan adalah suatu kekuatan” itu mungkin kalian pernah dengan semacam istilah ini dan itu bakal merujuk dalam sebuah istilah SWOT. Yang terpintas di benak kalian istilah itu biasanya SWOT itu hanya terjadi di dunia bisnis saja, aku pun juga pernah dengar istilah ini di dalam dunia ekonomi.

Menurut dari wikipedia, Swot adalah sebuah akronim dari kata: kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT. Sedangkan analisis SWOT adalah metode analisis perencanaan strategis yang digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi lingkungan perusahaan baik lingkungan eksternal dan internal utntuk suatu tujuan bisnis tertentu.

Swot sendiri biasanya dipergunakan untuk analasis untuk suatu strategi bisnis yang akan direncanakan dalam bentuk sebuah proses manajemen. Tetapi kali ini aku gak akan bahas mengenai SWOT dalam dunia bisnis atau perekonomian, melainkan memahami arti SWOT versi dalam kehidupan aku sehari-hari. Kalau menurut aku, SWOT itu aku akan mengenal beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada dengan diri aku sendiri serta sebuah tantangan yang aku hadapi yang biasanya selalu ada resiko atau ancaman saat sedang beraksi.

Ada 4 komponen analisis SWOT yang menggambarkan di diri aku sendiri, mending aku pake gambar diagram saja ya.

Sumber : wikipedia

1. kekuatan

Kekuatan adalah dimana seseorang memiliki kekuatan atau kemampuan yang bersifat hal-hal positif. Kekuatan sangat wajib dimiliki oleh diri kita dengan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan / skill serta bermafaat untuk menyebarkan hal-hal positif kepada orang-orang lain.

2. kelemahan

Berbeda dengan kekuatan, kelemahan adalah suatu kondisi yang seseorang juga punya kekurangan alias kelemahannya di sisi diri kita sendiri. Semua orang pasti punya kelemahannya masing-masing dan juga sama-sama seimbang dengan kelebihannya.

3. peluang

Peluang adalah dimana seseorang yang mempunyai kesempatan untuk mendapatkan peluang di berbagai pekerjaannya, seperti mencoba terjun ke dunia relawan atau magang di suatu perusahaan digital.

4. ancaman

Yang terakhir adalah ancaman, ancaman adalah sebuah resiko yang akan mengancam untuk menghalangi kita saat sedag menjalani sebuah tantangan. Setiap pekerjaan selalu ada ada tantang sekaligus ancaman yang akan menimbulkan resiko yang dihadapinya, baik besar maupun kecil.

Swot juga kita bisa diterapkan dalam diri kita sendiri seperti mengenal kelebihan & kekurangan serta peluang dan ancaman yang digunakan di dunia kerja atau melakukan hal-hal baru nanti. Seperti misalnya yang ada di diriku sendiri, kelebihanku ini aku bisa menulis dan juga kreatif dalam berimajinasi, tapi untuk kekurangan diriku ini adalah sulitnya berkomunikasi antar muka atau suka overthinking saat menerima sebuah tantangan yang aku hadapi. Sedangkan untuk peluangnya, aku pernah dapat kesempatan untuk bekerjasama dengan brand untuk menulis sebuah produk, tetapi tantangan dan resikonya sih deadline paling, maka itulah aku harus fokus untuk menyelesaikan tugas review yang sangat ribet dan harus sudah kelar sesuai dengan briefnya sebelum menjelang deadline.

Mungkin itu saja dari penjelasan sedikit tentang SWOT versi diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Jika ada yang kurang atau kalian mau berpendapat silakan tulis di kolom komentar ya ^^

2 tanggapan untuk “Memahami SWOT dalam diri sendiri

  1. Sering banget nih saya dengar dan baca tentang SWOT ini, dan kebanyakan sih untuk bisnis, ternyata kalau memahami di diri kita juga lebih penting ya.

    Kalau saya, lebih suka fokus ke kelebihan, meskipun tetap mengingat kelemahan saya.
    Fokus di kelebihan, agar bisa menutupi kelemahan, dan mengingat serta mengenal kelemahan, agar saya bisa mengantisipasi hal-hal yang bisa saja jadi masalah karena kelemahan saya 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s