Buku Antologi kedua : Dermaga Rasa

Jarang sekali aku ikut berbagai menulis buku antologi yang selalu diselenggarakan oleh setiap bulan, biasanya kalau ada acara nulis buku antologi itu di selenggarain oleh penerbit yang masih terlihat baru dan belum terkenal juga. Untuk biaya wajib beli bukunya kadang mahal kadang murah, tergantung jumlah halaman bukunya sih kalau misalnya peserta nya banyak yang ikut antologi itu. Banyak kok berbagai info nulis bareng buku antologi yang selalu ditempelin di media sosial seperti di grup facebook aku.

Kemarin-kemarin yang lalu, aku mengikuti sebuah komunitas menulis bernama KMO hanya untuk sekedar belajar dan mencari ilmu saja. Banyak sekali peserta nya yang ikut kelas ini dan juga syarat untuk masuknya gak berbayar kok, paling cuman ngisi syarat dan ketentuan untuk masuk ke kelas ini. Selama mengikuti kelas ini lumayan seru sih dan juga punya banyak tantangan dan tugas-tugas yang sulit banget untuk di kerjakan, seperti tugas yang dimana aku dan para pesertanya harus mempromosikan kelas KMO dan mengajak orang-orang terdekat untuk join ke kelas ini, minimal harus dapat 5 orang itupun kalau dapatnya kurang dari 5 orang berarti mau gak mau peserta harus disuruh nulis permintaan maaf di sosmed atau bakal di kick jika belum menemukan sama sekali orang yang mereka ajak. Ribet banget kan harus suruh paksa orang-orang lain untuk masuk ke kelas ini, udah kayak ospek aja.

Dan masih banyak tugas-tugas yang kadang bikin stress dan juga bikin seru. Gak hanya belajar menulis aja kok, aku dan para peserta pun juga bikin sebuah projek buku antologi yang nantinya semuanya bakal dapat buku antologi itu hasil karya para pesertanya sekaligus menjual buku antologi itu. Sebelumnya, aku udah punya sih 1 buku antologi berisi karya aku dari penerbit lain. Kali ini aku akan review sebuah buku antologi kedua aku berjudul Dermaga Rasa.

Buku Antologi Dermaga Rasa
  • Judul : Dermaga Rasa
  • Genre : Romance Islami
  • Jenis : Fiksi Antologi
  • Penulis : Alumni Peserta KMO Batch 25 Kelompok 46A
  • ISBN : 9786236743171
  • Hal : 215
  • Sinopsis :

Ketika Asa dan rasa bertemu dan bersatu, maka cinta akan merekah dengan sendirinya. Deburan ombak kehidupan akan menguji kekuatannya. Apakah cinta akan dapat bertahan dan merebabkkan auranya, ataukah dia akan luluh-lantak dan lenyap ditelan waktu?

Jawabannya ada di Dermaga Rasa, tempat berlabuhnya berbagai rasa yang berkecamuk di dada.

***

Ini adalah buku antologi kedua aku hasil mengikuti kelas KMO kemarin-kemarin yang lalu, bagi yang belum tahu KMO aku jelasin ya. KMO adalah sebuah Komunitas Menulis Indonesia yang bertujuan untuk membuka program belajar menulis sekaligus juga menerbitkan sebuah buku, KMO ini didirikan oleh Tendi Murti dan Eka Yoga. KMO sudah banyak menerbitkan buku-buku yang kece dan siap meramaikan di dunia pembaca. Bahkan penulis kondang Asma Nadia pun juga turut menerbitkan buku karyanya melalui Penerbit KMO ini.

Sedangkan untuk kelas menulis, progam ini di berlangsung 5 kali pertemuan baik di Telegram maupun WhatsApp. KMO sendiri juga selalu menyelenggarakan berbagai seminar setiap tahun dengan menghadirkan penulis-penulis kece dan best seller Indonesia.

Balik lagi ke buku antologinya guys, nah buku ini di tulis oleh 20 peserta KMO dan buku ini gak terlalu tebal amat kok, hanya sekitar 214 halaman saja. Buku ini hanyalah sebuah buku fiksi biasa saja dan isinya banyak sekali kumpulan-kumpulan cerpen bertema romance-islami ini. Ceritanya ini mengisahkan berbagai latar kehidupan percintaan yang di kemas dengan sesuai ajaran islam.

Tulisan karya aku

Well, aku sendiri sebenarnya gak terlalu suka cerita cinta-cintaan gitu sih, dan terkadang aku agak payah bikin cerita tentang cinta. Apalagi saat mau bikin projek antologi tentang romance-islam, bagi pribadi aku tugas ini agak menantang dan agak sulit membuat cerita ini karena harus di selipin juga ajaran-ajaran islam tentang percintaan seperti dalil misalnya. Tapi alhamdulillah, di beberapa isi buku ini ceritanya gak terlalu mendalam agama aja kok dan hanya sebuah cerita tentang cinta biasa aja.

Jujur sih waktu mau bikin cerita ini aku bingung banget mau bikin cerita tentang apa. Cerita romance kan udah sangat familiar dan pasti banyak yang sangat suka donk. Ya sudah, akhirnya aku bikin cerita seaadanya aja tentang hubungan suami istri kek ala-ala sinema Ind*s**r lah. Dan hasilnya, cerita punya aku datar banget, bos. Rada garing dan cerita punya aku kayak gini doank, wkwkwk. Tadinya masih banyak cerita kisah ini yang mau aku tulis cuman karena jumlah kata nya gak boleh lebih dari 3000, ya udah aku singkat aja cerita ini langsung ke konfliknya aja. Aku tuh kalau nulis cerita gitu tuh kadang suka kebablasan dan niatnya mau bikin cerpen eh malah berunjung cerbung deh, alias cerita bersambung terus.

Aku kadang agak malu sendiri dengan cerpen aku ketika udah kecetak di buku ini, dan sialnya lagi cerpen aku itu berada di halaman pertama tepatnya pembukaan cerita. Kalau liat punya tulisan aku sendiri tuh rasanya antara bikin ngakak dan malu sendiri liatnya, wkwkw.

Selain cerpen punya aku masih banyak tulisan-tulisan cerpen lain yang isinya tuh kece banget dan keren-keren semua, salut deh sama mereka. Selain kumpulan-kumpulan hasil para peserta KMO termasuk aku, di buku ini juga cantumin nama-nama penulis peserta KMO ini dengan latar belakangnya. Ada yang sudah menikah dan ada juga yang masih status pelajar dan mahasiswa.

Nah itulah tadi review singkat tentang Buku Antologi Dermaga Rasa. Oh iya kalau kamu penasaran ingin membaca buku ini, harga bukunya berkisar 65K, sedangkan stock punya aku masih tinggal satu tuh. Kalau ada yang mau beli, langsung ke aku aja ya. Tapi kalau ada yang mau beli, kemungkinan aku akan minta ke penerbitnya untuk mencetak buku ini lagi, cuman hanya bisa menerima 46 cetak bukunya aja dan gak terlalu banyak kok.

10 tanggapan untuk “Buku Antologi kedua : Dermaga Rasa

  1. Wooh, alumni KMO nih mba Alya. Pernah ikutan KMO entah batch ke berapa. Tp enggan misal disebut alumni hihihi. Soalnya mutung tengah jalan.

    Kagèt juga dengan rule barunya yang mesti get member. 😅

    Suka

      1. Masalah apa mas? Di kmo kadang aturannya ketat banget dan gak main-main, malahan aku pernah di buat stress gara gara nyelesain tugas syarat selama di kmo itu

        Suka

      2. Udah lupaaa ada masalah apa waktu itu. Ada salah paham gituu lah intinya. Udah lama banget. Medio 2017 atau 2018 gitu deh. Pas batch saya dlu ga terlalu ketat yaa rulesnya.

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s