Selamat hari literasi Internasional

Selasa kemarin lebih tepatnya tanggal 8 september yang lalu ada hari literasi internasional yang di mana kita harus berliterasi dengan rajin membaca buku. Tadi kemarin, harusnya aku ingin sempat merayakan hari literasi di blog ini sambil mengulas sharing tentang kegiatan membaca. Entah kenapa waktu selasa kemarin mod aku emang lagi rada-rada turun gitu sehingga waktu aktivitas di selasa kemarin ku pakai untuk kegiatan membaca artikel di IDN times dan sisanya rebahan, atau nggak biasanya aku suka baca-baca tentang sejarah atau negara buat mencari riset untuk bahan cerita. Jadinya yaa akhirnya aku jadi lupa kan gak ngerayain hari literasi internasional di blog ini, wkwkw.

Yaahh meskipun sebenarnya hari literasi nya sudah lewat, akhirnya aku memutuskan untuk merayakan hari literasi internasional ini dengan sharing-sharing cerita tentang kegiatan literasi aku selama di rumah aja.

Awal aku mengenal literasi itu berawal ketika aku duduk bangku SMA. Kegiatan literasi itu wajib untuk para siswa di sekolah aku untuk membaca buku sebelum memulai pelajaran, acara kegiatan literasi tersebut wajib di ikuti di setiap kelas yang biasanya mulai kegiatan ini dari jam tujuh sampai setengah delapan pagi. Kegiatan literasi itu di mulai usai membaca Al-quran bersama dan kegiatan itu di tutup dengan menyanyikan lagu Indonesia raya yang wajib di laksanakan sebelum memulai pelajaran.

Untuk buku-buku untuk di baca pas kegiatan literasi itu tuh biasanya kami wajib bawa sendiri dari rumah. Kebanyakan teman-teman kelas aku tuh biasanya baca novel atau gak baca buku pelajaran. Tetapi malah sebagian besar teman-teman kelas aku tuh gak ada yang mau baca buku dan sisanya cuman gabut aja. Seperti main, tidur, atau coret-coret di buku tulis. Emang iya sih rata-rata di kelas aku tuh agak gak suka baca buku termasuk murid cowok tuh biasanya. Bahkan, pas gak ada guru di kelas aja teman-teman kelas aja malah main dan asyik mengobrol bareng teman pas di jam-jam kegiatan literasi.

Hal itu membuat aku sadar bahwa rata-rata sebagian masyarakat itu gak terlalu minat membaca alias kurang minat literasi. Sayang sekali sih padahal buku itu adalah sebuah jendela ilmu yang artinya menurut aku buku itu isinya kayak ilmunya serta mengandung pengetahuan yang luas serta mempunyai bank ide terbesar yang kita baca buku itu. Namun sayang sekali masyarakat malah enggan untuk rajin membaca buku dan lebih suka bermain di sosmed dengan tujuan yang kadang-kadang suka gak jelas. Seperti ngescroll sosmed dan main like konten di sosmed atau juga saling perang antar netizen lewat kata-kata bacot di komentar serta suka sok tahu ketika mengeluarkan pendapat tanpa membaca tulisan caption dulu di konten IG misalnya.

Kadang main sosmed itu tujuan nya juga gak jelas gitu, mata kita juga pasti di bikin lelah akibat menatap layar hp berjam-jam atau gak yang paling parah tuh bikin mental kita jadi kacau akibat keseringan bermain sosmed. Belum lagi beredar berita-berita/ artikel hoax yang mewabahi di dunia sosmed.

Ya sudah lah balik lagi ke sharing cerita aku, saat ini selama di rumah aja aktivitas ku selama masa pandemi lebih suka membaca atikel di IDN times favorit ku ketika sedang gabut gak ngapa-ngapain di rumah. Di situ aku gak terlalu suka baca berita di IDN times sih, malahan lebih suka membaca artikel saja daripada membaca berita, kalau aku baca artikel di IDN times itu lebih suka baca tentang sejarah atau tentang minat dan hobi seperti menulis. Hal itu membuat aku menghabiskan waktu ku untuk membaca alias literasi mandiri lewat artikel setiap hari.

Tapi kenapa ya kok rasanya jadi pingin baca buku di banding baca artikel. Entah jiwa minat aku untuk pergi ke toko buku saja kadang suka menjadi-jadi dan juga kalau liat gambar novel saja rasanya pingin beli novel, wkwkwk. Sayang sekali sih semenjak masih pandemi jadi jarang ke toko buku, wkwkwk.

Itu deh dari sharing-sharing cerita pengalaman aku tentang literasi. Selamat hari literasi dunia ya, maaf banget nih kalau aku telat ngucapinnya. Semoga masyarakat semakin minat membaca buku dan bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa serta berbagi ilmu yang bermanfaat dari buku.

2 tanggapan untuk “Selamat hari literasi Internasional

  1. Memang sih Indonesia katanya termasuk rendah sekali tingkat bacanya. Sayang padahal buku memang banyak banget ilmu yang diberikan. Buku komik aja banyak lho ilmunya!
    Di Indonesia sendiri sudah banyak banget juga yang nyediain platform baca legal dan gratis tapi tetep masih susah untuk mendorong orang-orang baca

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s