Kenapa harus berliterasi ?

Sebagian masyarakat Indonesia rata-rata minim sekali membaca buku sehingga jumlah peminat membaca nya kian berkurang akibat malas membaca. Teknologi sudah mulai canggih serta era industri teknologi pun mulai semakin maju, kini sosmed terus berkembang pesat dan jumlah penggunaan pun semakin meningkat tajam sehingga orang-orang mulai meninggalkan buku dan kini beralih ke arah serba digital. Tak heran, Indonesia disebut sebagai negara pengguna social media tertinggi di dunia karena saking banyaknya kecanduan dengan sosmed, saking meningkat juga para pengguna yang sering menggunakan sosmed sebagai aktivitas menyenangkan dan terkadang tidak begitu jelas tujuan bermain sosmed itu untuk apa. Tidak hanya pengguna sosmed terbanyak kok, rata-rata sebagian masyarakat indonesia pun juga banyak menggunakan internet.

Dilansir dari detik.com , Berdasarkan laporan terbaru We Are Social, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada kenaikan 17% atau 25 juta pengguna internet di negeri ini.

Berdasarkan total populasi Indonesia yang berjumlah 272,1 juta jiwa, maka itu artinya 64% setengah penduduk RI telah merasakan akses ke dunia maya. Adapun medsos yang paling banyak ‘ditongkrongi’ oleh pengguna internet Indonesia dari paling teratas adalah YouTube, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, Line, FB Messenger, LinkedIn, Pinterest, We Chat, Snapchat, Skype, Tik Tok, Tumblr, Reddit, Sina Weibo.

We Are Social juga mengungkapkan rata-rata kecepatan koneksi internet mobile hanya sekitar 13,83 Mbps, sedangkan rata-rata kecepatan koneksi internet fix di angka 20,11 Mbps.

Gak usah diragukan lagi kalau jumlah netizen di sosmed itu rata-rata kebanyakan berasa dari Indonesia. Buka-buka sosmed dan ngescroll konten-konten sosmed sambil rebahan adalah ciri khas pengguna sosmed, terkadang juga gak ada tujuan yang jelas untuk apa bermain-main sosmed. Karena ingin melepas penat, aktivitas menyenangkan sebagai hobi, atau juga ada bermanfaat seperti ingin mencari berita terkini dan sebagian kecil nya untuk mencari ide atau membaca konten-konten tulisan yang menarik.

Di sisi lain, ternyata sosmed memberi dampak yang buruk bagi masyarakat, entah sarangnya konten hoax, konten yang bikin profokatif, area bully di setiap komen, dan sebagainya. Di setiap komentar konten sosmed tuh kadang rata-rata yaa isinya sebagian besarnya toxic. Netizen tuh emang mulutnya benar-benar pedas dan sering bar-bar di dunia sosmed. Dan juga sebagian netizen sudah jelas kalau warganet itu rata-rata males membaca dan cuman hanya liat gambar doank serta judulnya saja, habis itu udah lanjut scroll lagi atau suka komen dulu baru skip lanjut ngescroll lagi hingga terus-menerus. Kalau liat komenan netizen itu yaa keliatan malas baca gitu deh ada pasti isi komen nya itu kayak keliatan jelas banget malasnya itu loh, kayak isi komen nya kayak gini.

“Eh, itu si x kenapa?”

“Eh itu kenapa si A?”

“Emang B itu siapa? serius nanya?”

“Hari D itu apa?”

Yaa itu kan udah dijelasin lengkap dan panjang di tulisan caption konten itu, ngapain pake nanya segala (kecuali kalau konten nya itu cuman gambar doank tanpa ada penjelasan di caption atau di tertera gambarkonten). Kalau ada pertanyaan aneh bin malas dari komentar dari netizen itu, pasti bakal langsung di jawab dari jawaban netizen lagi dengan balasan komen seperti.

“Baca Caption!?”

“Baca Caption!?”

“Baca dulu baru komen!?”

Gini nih kalau males baca, bodohnya keliatan karena sering bolos sekolah!?”

“#IndonesiaDaruratMembaca”

Kadang balasan komenan kayak gitu suka bikin nampar orang sekaligus nyindir orang lain. Miris sih kalau sebagian masyarakat tuh emang kurang minat membaca karena rata-rata orang nya tuh pada malas dan kerjanya cuman rebahan aja dan gak ngapa-ngapain. Menurut aku, membaca buku itu adalah sesuatu hal yang membosankan dan cuman duduk gak ngapa-ngapain, bahkan isi tulisan di buku itu bikin pusing dan berpikir ini sih sama kayak lagi belajar dan terkadang juga bikin mual saking pusingnya melihat semua isi buku itu lautan tulisan semua. Padahal, membaca itu penting bagi masyarakat agar kita menjadi orang yang cerdas serta tidak keracunan hoax. Maka itulah mengapa kita harus melakukan sering melakukan literasi bersama buku.

Pengertian literasi

Menurut wikipedia, Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

UNESCO juga menjelaskan bahwa literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks di mana keterampilan yang dimaksud diperoleh, dari siapa keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Menurut UNESCO, pemahaman seseorang mengenai literasi ini akan dipengaruhi oleh kompetensi bidang akademik, konteks nasional, institusi, nila-nilai budaya serta pengalaman. Kemudian, di dalam kamus online Merriam – Webster, dijelaskan bahwa literasi adalah kemampuan atau kualitas melek aksara dimana di dalamnya terdapat kemampuan membaca, menulis dan mengenali serta memahami ide-ide secara visual.

Jadi, literasi itu adalah sebuah aktivitas gerakan membaca yang dimana semua masyarakat harus rajin membaca buku dengan giat supaya kita menambah ilmu yang bermanfaat serta mencerdaskan masyarakat Indonesia lewat membaca buku. Gak cuman hanya membaca lewat buku saja, tetpi kita juga bisa kok rajin membaca lewat artikel. Asal carilah situs artikel yang benar-benar asli, maksudnya carilah sebuah situs online artikel dengan isi fakta yang jelas, akurat, serta bebas dari kotoran hoax yang membandel.

apa sih manfaat membaca buku itu ?

  • Agar bisa mendapat ilmu yang banyak serta bermanfaat bagi orang lain
  • Bebas dari ancaman konten hoax
  • Mencegah penyakit dari Alzheimer serta kepikunan
  • Sebagai aktivitas hobi yang menyenangkan
  • Melepas stress dari aktivitas yang berat

bagimana cARA RAJIN MEMBACA?

  • Bacalah jenis-jenis buku yang kamu sukai (seperti novel, non-fiksi, komik, ensikopledia, dll.).
  • Pililah tema-tema artikel/ buku yang kamu sukai (seperti tentang sejarah, lifestyle, kesehatan,dll.) Asalkan jangan membaca buku/artikel yang tidak sesuai dengan usia kamu (seperti buku/artikel khusus dewasa).
  • Hindari dari membaca buku/artikel yang mengandung SARA, RASIS, atau Porno.
  • Biasakan membaca buku setiap hari (kalau bisa buat jadwal rutin membaca buku agar lebih produktif.
  • Untuk yang suka baca artikel, di pastikan carilah situs artikel online yang bagus serta isinya mengandung fakta yang jelas dan aktual.
  • Gabunglah sebuah grup/komunitas membaca agar minat membacamu semakin meningkat.

Well, itulah dari sedikit tentang literasi. Yuk, biasakan rajin membaca buku serta berliterasi agar kita menjadi orang yang cerdas serta bermanfaat bagi kita maupun orang lain 🙂

Source :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s