Kontroversi pelarangan kata “Anjay” yang dianggap lebay

Baru-baru ini, istilah “Anjay” menjadi berita hangat di Indonesia karena segala kontroversional yang dianggap bahwa “Anjay” itu adalah bahasa yang kasar dan gak pantes untuk anak-anak sehingga istilah bahasa gaul tersebut mulai dilarang dan akan di sanksi pidana. Hal itu bermula dari seorang selebgram bernama Lutfi Agizal yang menyebut bahwa kata “Anjay” itu adalah sebuah bahasa kasar dan tidak baik sehingga ia melaporkan ke Komnisi Perlindungan Anak untuk memberi sanksi pidana terkait penggunaan kata “Anjay”. Hal itu membuat masyarakat merasa geram dengan kontroversi dari Lutfi dan Komisi Perlinduangan Anak tersebut sehingga para masyarakat khususnya netizen berdemo lewat suara “Anjay” yang terus bergema di sosmed sehingga kata “Anjay” menjadi trending topic di twitter. Gak hanya para netizen saja kok, bahkan beberapa selebriti pun ada juga yang ikut menyeruakan “Anjay” dan menyepelekan soal masalah pelarangan kata “Anjay” yang dianggap lebay dan “Anjay” itu cuman hanya sekedar istilah bahasa gaul saja.

Dilansir dari suara.com,  Kata anjay disebut-sebut muncul sebagai sebuah ungkapan yang berasal dari umpatan kata “Anj*ng”. Umpatan menggunakan kata tersebut dinilai terlalu kasar, sehingga sejumlah anak muda memelesetkannya dengan menggunakan kata anjay.

Orang-orang biasanya menggunakan kata anjay sebagai sebuah selipan kata untuk menunjukkan kekaguman terhadap sesuatu.

“Anjay” memang kerap digunakan oleh anak-anak muda sebagai bahasa khas gaul nya yang artinya sebuah reaksi terkejut ketika melihat sesuatu yang menakjubkan serta kagum dengan sesuatu yang bikin wow. Saking populernya, “Anjay” sendiri pun semakin banyak digunakan oleh seluruh anak-anak remaja hingga “Anjay” tersebut dijadikan bahan kreativitas musik dalam lagu berjudul ANJAY yang dinyanyikan oleh Kemal Palevi bersama Young lex dan kawan-kawannya.

REAKSI AKU KETIKA MENDENGAR PELARANGAN PENGUNAAN KATA “ANJAY”

Well, di sini aku mau beropini nih sekaligus sedikit beragumen tentang pelarangan kontrovesional ini. Kalau mendengar terkait pelarangan kata “Anjay” ini, perasaan kamu bagaimana? Senang, kecewa, marah, atau sedih? Kalau menurut pendapat aku sih emang gak setuju. Kenapa? Karena istilah “Anjay” sendiri itu cuman hanya istilah khas bahasa gau doank tapi kok malah di permasalahin karena cuman gara-gara hal sepele saja. Kata “Anjay” emang keren banget jika di dengar dan di ucapin lewat mulut, bahkan aku sendiri suka dengan istilah “Anjay” dan gimana ya keren banget dah pokoknya. Tetapi, semenjak Komisi Perlindungan Anak menyatakan untuk melarang penggunaaan istilah “Anjay”, banyak sekali sebagian besar masyarakat khususnya anak-anak muda merasa kecewa dengan pernyataan dari komisi ini sekaligus kekecewaan dari Lutfi Agizal sehingga banyak sekali para netizen jadi gak suka dengan si selebgram Lutfi sehingga para netizen mulai berkoar dengan menyuarakan “Anjay” di sosmed sampai-sampai ada yang membuat sebuah meme yang bikin sangat menghibur sekaligus menyindir pelarangan kata “Anjay”.

Kalau menurut aku mending lebih ngedukung ke netizen nya sih, benar juga sih kata aku kalau “Anjay” sendiri emang ciri khas banget untuk anak-anak gaul untuk bentuk sebuah reaksi kekaguman dan bikin menakjubkan. Lah, cuman karena kata-katanya kasar gitu kenapa di permasalahkan juga. Percuma sih kalau komisi mengeluarakan surat larangan kata “Anjay”, orang netizen aja masih terus ngatain “Anjay” terus di sosmed. Kalau lihat kayak gini kan aku jadi ketawa sekaligus gemas liat tingkah ini.

Kalau kayak gini sih, mending kurangin aja kata-kata yang terlalu kasar, gak usah pake pelarangan berunjung pidana juga kali. Emang ini pengaruh? Kata aku sih ini terlalu lebay dan hanya kecil untuk di permasalahkan, ya semua pun juga pasti berkata “Anjay” gak cuman hanya di sosmed aja, di kehidupan sehari-hari pun juga seperti begitu.

Well, itulah sedikit dari opini serta argumen pendapatan mengenai pelarangan kata “anjay” dari aku. Kita boleh kok menggunakan bahasa gaul sehari-hari. Asal, tetap gunakan yang bijak dan tetap juga harus sopan santun saat etika berbicara, agar kita menjadi orang yang sopan dan menjaga nama baik serta menghargai/menghormati orang lain.

Kalau kamu sendiri, gimana nih reaksi mendengar berita pelarangan penggunaan kata “Anjay” ?

Duh, kalau dengar kata “anjay” gini jadi pingin dengar lagu Anjay- Kemal Palevi, uppsss wkwkwk.

18 tanggapan untuk “Kontroversi pelarangan kata “Anjay” yang dianggap lebay

  1. hadeh,..aku sempat mendengar issue ini,…menurutku yang begini-begini gak perlu ya diurusin,..lagian masih banyak kasus kekerasan terhadap anak yang minim sorotan dan gak diurusin juga sama komisi itu, So, aku merespon biasa saja terhadap kasus ini (Gina)

    Disukai oleh 1 orang

    1. Kasus ini sih cuman kecil doank ngapain dijadiin larangan berunjung sanksi pidana. Mending pemerintah urusin aja dulu deh kasus-kasus kasus yg masih banyak dan juga sampe belum tuntas

      Yeah benar juga, kasus anak juga udah banyak dan belum di selesain, mending jangan fokus masalahin sepele seperti kasus kata “anjay” Gini, urusin dulu kasus-kasus yang lain

      Suka

    1. Makasih sudah berkunjung ke blog aku, kadang tulisan aku juga sedikit berantakan. Wkwkwk

      Kalau liat berita kasus itu sih emang bener geram banget aku

      Suka

  2. ahahahah, aku makin sering ngomong anjay atau anjir gara-gara kemaren viral di twitter hahahah, dan sebetulnya yaa masih banyaaakkkkkkk banget kata-kata umpatan bahasa-bahasa daerah yang kurang lebih serupa loh yaaa, hahahha, tapi ya begitu aja, santai aja

    Suka

    1. Giliran kata lain kyk kata kasar langsung di diemin aja, sedangkan cuman anjay doank langsung di pidana. Kadanv emang suka ngejoke gitu sih bikin aturan ginian wkwkwk

      Suka

  3. Aku gak ngikutin perkembangan si Anjay ini deh, tapi jujur ya selain masalah ngomong kata Anj*y ini masih banyak yang harus diurus ketimbang mempermasalahkan ini gitu loh.

    Suka

  4. Aku gpp sih karena spontan banget kadang ngucapin ini hahaha. Tapi aku suka gatel kupingnya kalau denger anak muda yang bilang kata ini berulang kali. Dikit-dikit anjay di setiap kalimat ahahaha. Gaul sih tapi kan rasa bikin ga nyaman kuping yang denger.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s